Blogger templates

Jumat, 01 Juni 2012

Askep Komunitas


ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK KHUSUS DENGAN GASTRITIS
DI DESA KALIALANG RT 06/ RW 07 SUKOREJO, GUNUNG PATI, SEMARANG

LOGO STIKES 1 BW


STIKES ST. ELISABETH SEMARANG
TAHUN 2012






ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK KHUSUS
 DENGAN GASTRITIS
DI DESA KALIALANG RT 06/ RW 07 SUKOREJO,
 GUNUNG PATI,  SEMARANG

PENGUMPULAN DATA
1.      IDENTITAS KELOMPOK
IDENTITAS
NY. A
SDRI. A
NY. E
NY. K
NY.W

Umur
32 tahun
15 tahun
30 tahun
60 tahun
57 tahun

Besar kecilnya kelompok
Keluarga inti
Keluarga single parent
Keluarga inti
Keluarga inti
Keluarga besar

Latar belakang pendidikan
SMP
SMP
SMA
-
-

Tingkat sosial ekonomi
Menengah
Menengah
Menengah
Menengah
Menengah

Kebiasaan
Makan 2 kali sehari, kalau kambuh minum promaag 2 tablet sebelum makan. Suka makan pedas.
Makan tidak teratur kalau kambuh minum promaag 1 tablet sebelum makan. Suka makan pedas.
Makan tidak teratur, kalau kambuh minum promaag 1 tablet sebelum makan. Suka makan pedas.
Makan tidak teratur, kalau kambuh minum promaag 1 tablet sebelum makan.
Makan tidak teratur,  kalau kambuh minum promaag 1 tablet sebelum makan.

Adat istiadat
Gotong royong dan musyawarah bersama.
Gotong royong dan musyawarah bersama.
Gotong royong dan musyawarah bersama.
Gotong royong dan musyawarah bersama.
Gotong royong dan musyawarah bersama.

Pekerjaan
Ibu rumah tangga
Pelajar
Ibu rumah tangga
Ibu rumah tangga dan pedagang makanan dirumah.
Jualan jamu keliling

Agama yang dianut
ISLAM
ISLAM
ISLAM
ISLAM
ISLAM

kepercayaan
Promaag dapat mennyembuhkan maag yang dialami.
Promaag dapat mennyembuhkan maag yang dialami.
Promaag dapat mennyembuhkan maag yang dialami.
Promaag dapat mennyembuhkan maag yang dialami.
Promaag dapat mennyembuhkan maag yang dialami.

Lokasi tempat tinggal
Lingkungan tempat tinggal tidak tertata rapi. Lingkungan cukup bersih.
Lingkungan tempat tinggal tertata rapi dan bersih.
Lingkungan tempat tinggal tertata rapid an bersih.
Lingkungan tempat tinggal tidak tertata rapi.
Lingkungan tempat tinggal tidak tertata rapi tapi cukup bersih.


2.      MASALAH KESEHATAN
a.       Masalah kesehatan yang sering terjadi
Kelompok
Masalah kesehatan yang sering terjadi
1.      Ny. A
Maag, Tekanan Darah rendah / Hipotensi
2.      Sdri. A
Maag, Tekanan Darah rendah / Hipotensi
3.      Ny. E
Maag, Vertigo/ Pusing
4.      Ny. K
Maag, Tekanan Darah tinngi / Hipertensi
5.      Ny.W
Maag, Tekanan Darah tinngi / Hipertensi

b.      Besarnya anggota kelompok yang bermasalah
5/200 x 100 = 2,5 %
Keterangan :
5          =  jumlah penderita maag
200      = jumlah penduduk yang ada di RT 06
c.       Keadaan kesehatan anggota kelompok pada umumnya
Dari kelima anggota kelompok khusus tersebut semua masih bisa beraktivitas secara mandiri untuk memenuhi kebutuhannya. Dari kelima kelompok khusus termasuk dalam gastritis kronik karena gastritis yang dialami sudah lebih dari 6 bulan. Dari kelima kelompok khusus tersebut mengalami gastritis karena pola makan yang tidak teratur dan 3 dari 5 kelompok khusus suka makan pedas.

d.      Sifat masalah pada kelompok ( mengancam kesehatan / mengancam kehidupan )
Dari kelima anggota kelompok khusus tersebut memiliki masalah gastritis dimana sifat masalah dalam kelompok tersebut adalah  mengancam kesehatan mereka karena gastritis merupakan suatu gangguan kesehatan pada lambung dimana penyakit tersebut mempengaruhi asupan nutrisi bagi yang mengalami gastritis.

3.      PEMANFAATAN FASILITAS KESEHATAN DALAM PEMERIKSAAN KESEHATAN KELOMPOK
Kelompok
Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan
1.      Ny. A
Puskesmas, RSUD Tugurejo
2.      Sdri. A
Puskesmas
3.      Ny. E
Puskesmas
4.      Ny. K
Puskesmas dan Posyandu Lansia
5.      Ny. W
Puskesmas dan Posyandu Lansia

4.      STATUS KESEHATAN KELOMPOK
a.       Penyakit yang pernah  diderita
Kelompok
Penyakit yang pernah diderita
1.      Ny. A
Maag, Tekanan Darah rendah / Hipotensi
2.      Sdri. A
Maag, Tekanan Darah rendah / Hipotensi
3.      Ny. E
Maag, Vertigo/ Pusing
4.      Ny. K
Maag, Tekanan Darah tinngi / Hipertensi
5.      Ny.W
Maag, Tekanan Darah tinngi / Hipertensi


b.      Keadaan gisi kelompok pada umumnya
Keadaan gisi dari keempat anggota kelompok khusus tersebut cukup terpenuhi.  
Kelompok
Pemeriksaan Fisik
1.      Ny. A
Rambut tidak rontok, konjungtiva ananemis, kulit elastis. BB 51kg, TB 153 cm.
2.      Sdri. A
Rambut tidak rontok, konjungtiva ananemis, kulit elastis. BB 35 kg, TB 155 cm.
3.      Ny. E
Rambut tidak rontok, konjungtiva ananemis, kulit elastis. BB BB 52 kg, TB 162 cm.
4.      Ny. K
Rambut tidak rontok, konjungtiva ananemis, kulit elastis. BB 60 kg BB 51kg, TB 157 cm.
5.      Ny.W
Rambut tidak rontok, konjungtiva ananemis, kulit elastis. BB 65 kg TB 155 cm.

c.       Imunisasi ( dasar,  ulangan, lengkap/ tidak lengkap )
Kelompok
Imunisasi
1.      Ny. A
Tidak lengkap : BCG, DPT, polio
2.      Sdri. A
Lengkap : hepatitis B, BCG, DPT, polio, campak
3.      Ny. E
Lengkap : hepatitis B, BCG, DPT, polio, campak
4.      Ny. K
Tidak  diimunisasi
5.      Ny. W
Tidak  diimunisasi

d.      KIA dan KB
Kelompok
Kesehatan terkait system reproduksi
1.      Ny. A
Ny. A mempunyai 3 anak, sekarang Ny. A menggunakan KB pil
2.      Sdri. A
Sdri. A menstruasi mulai usia 13 tahun dan tidak mengalami gangguan saat menstruasi.
3.      Ny. E
Ny. E mempunyai 2 anak, sekarang Ny. E menggunakan KB pil
4.      Ny. K
Ny. K mempunyai 3 anak, dulunya Ny. K  menggunakan KB suntik. Sekarang ini NY. K sudah menopause.
5.      Ny. W
Ny. K mempunyai 3 anak, dulunya Ny. W menggunakan KB suntik. Sekarang ini NY. W sudah menopause.
e.       Keadaan hygiene personal anggota kelompok
Kelompok
Keadaan personal Hygiene
1.      Ny. A
Penampilan cukup rapi, rambut hitam bersih, mulut bersih, telinga bersih, kulit sawo matang dan tidak ada penyakit kulit. Kuku pendek dan bersih, sering keputihan tetapi tidak gatal. Mandi 2x sehari, gosok gigi 2x sehari. Selalu membersihkan genetalia saat selesai BAK/BAB. Cuci tangan sebelum dan sesudah makan.
2.      Sdri. A
Penampilan cukup rapi, rambut hitam bersih, mulut bersih, telinga bersih, kulit sawo matang dan tidak ada penyakit kulit. Kuku pendek dan bersih, sering keputihan tetapi tidak gatal. Mandi 2x sehari, gosok gigi 3x sehari. Selalu membersihkan genetalia saat selesai BAK/BAB. Cuci tangan sebelum dan sesudah makan.
3.      Ny. E
Penampilan cukup rapi, rambut hitam bersih, mulut bersih, telinga bersih, kulit sawo matang dan tidak ada penyakit kulit. Kuku pendek dan bersih, sering keputihan tetapi tidak gatal. Mandi 2x sehari, gosok gigi 3x sehari. Selalu membersihkan genetalia saat selesai BAK/BAB. Cuci tangan sebelum dan sesudah makan.
4.      Ny. K
Penampilan cukup rapi, rambut hitam, beruban dan bersih, mulut bersih, telinga bersih, kulit sawo matang dan tidak ada penyakit kulit. Kuku pendek dan bersih, sering keputihan tetapi tidak gatal. Mandi 2x sehari, gosok gigi 2x sehari. Selalu membersihkan genetalia saat selesai BAK/BAB. Cuci tangan sebelum dan sesudah makan.
5.      Ny. W
Penampilan cukup rapi, rambut hitam sedikit beruban dan bersih, mulut bersih, telinga bersih, kulit sawo matang dan tidak ada penyakit kulit. Kuku pendek dan bersih, sering keputihan tetapi tidak gatal. Mandi 2x sehari, gosok gigi 2x sehari. Selalu membersihkan genetalia saat selesai BAK/BAB. Cuci tangan sebelum dan sesudah makan.



5.      ANALISA DATA
Data
Problem
Etiologi
1.      DS :
·         Anggota kelompok mengatakan bahwa saat maag kambuh merasa sakit di bagian perut kiri atas, mual, bahkan sampai muntah.
·         Anggota kelompok mengatakan perutnya terasa tidak enak / sebah.

DO :
·         TD Ny. A : 120/80 mmHg
TD Sdri. A : 90/60 mmHg
TD Ny. E : 110/70 mmHg
TD Ny. K : 170/90 mmHg
TD Ny. W : 170/100 mmHg

2.      DS :
·         Anggota kelompok mengatakan tahu kalau dirinya mempunyai penyakit maag/ gastritis tetapi anggota kelompok khusus tidak tau mengenai pengertian maag, penyebab, tanda gejala, komplikasi maag serta obat herbal untuk mengatasi maag.
·         Dari kelima anggota kelompok mengatakan sering mengalami sakit perut/ nyeri dibagian kiri atas, mual, kembung, kadang sampai muntah dan pusing.
·         Ny.A mengatakan mengalami maag sudah sejak usia 11 tahun
·          Sdri.A mengatakan mengalami maag sudah sejak usia 10 tahun
·         Ny.E mengatakan mengalami maag sudah sejak usia 13 tahun
·         Ny.K mengatakan mengalami maag sudah sejak usia 30 tahun
·         3 dari 5 anggota kelompok mengatakan suka makan pedas.
·         Dari kelima kelompok tersebut mengatakan belum pernah mendapatkan penyuluhan/ informasi mengenai maag/ gastritis karena tidak adanya suatu informasi kesehatan di desa tersebut.
DO :
·          Dari kelima anggota kelompok khusus tersebut nampak tidak tahu dan kebingungan saat ditanya mengenai pengertian maag, penyebab, tanda gejala, komplikasi maag serta obat herbal untuk mengatasi maag.
Perfusi jaringan gastrointestinal tidak efektif












Kurang pengetahuan mengenai pengertian maag, penyebab, tanda gejala, komplikasi maag serta obat herbal untuk mengatasi maag.

Peningkatan masalah
( saat maag anngota kelompok tersebut kambuh)








Keterbatasan paparan mengenai penyakit gastritis.

6.      PERUMUSAN MASALAH DAN PRIORITAS MASALAH
Skala untuk menentukan prioritas Askep Kelompok

1.      Perfusi jaringan gastrointestinal tidak efektif berhubungan dengan Peningkatan masalah ( saat maag anngota kelompok tersebut kambuh )
NO
KRITERIA
SKOR
BOBOT
1.       
Sifat masalah : Aktual
3/3 x 1 = 1
1
2.       
Tingkat bahaya yang mengancam : Tingkat bahaya dari penyakit yaitu sedang.
2/3 x 1 = 2/3
1
3.       
Kemungkinan masalah dapat diatasi : sebagian dapat diubah
½ x 2 = 1
2
4.       
Berat ringannya masalah :  masalah berat harus segera ditangani
2/2 x 1 = 1
1
5.       
Sumber daya yang tersedia
Dari keempat kelompok khusus menggunakan Jamkesmas.
TOTAL
3 2/3


2.      Kurang pengetahuan mengenai pengertian maag, penyebab, tanda gejala, komplikasi maag serta obat herbal untuk mengatasi maag berhubungan dengan keterbatasan paparan.
NO
KRITERIA
SKOR
BOBOT
1.       
Sifat masalah : Aktual
3/3 x 1 = 1
1
2.       
Tingkat bahaya yang mengancam : Tingkat bahaya dari penyakit yaitu sedang.
2/3 x 1 = 2/3
1
3.       
Kemungkinan masalah dapat diatasi : sebagian dapat diubah
½ x 2 = 1
2
4.       
Berat ringannya masalah :  ada masalah tetapi tidak dirasakan.
0/2 x 1 = 0
1
5.       
Sumber daya yang tersedia
Dari keempat kelompok khusus menggunakan Jamkesmas.
TOTAL
2 2/3


7.      DIAGNOSA KEPERAWATAN KELOMPOK
1.      Perfusi jaringan gastrointestinal tidak efektif berhubungan dengan Peningkatan masalah ( saat maag anngota kelompok tersebut kambuh ) ditandai dengan :
·        Anggota kelompok mengatakan bahwa saat maag kambuh merasa sakit di bagian perut kiri atas, mual, bahkan sampai muntah.
·         Anggota kelompok mengatakan perutnya terasa tidak enak / sebah.
·         TD Ny. A : 120/80 mmHg
TD Sdri. A : 90/60 mmHg
TD Ny. E : 110/70 mmHg
TD Ny. K : 170/90 mmHg
TD Ny. W : 170/100 mmHg

2.      Kurang pengetahuan mengenai pengertian maag, penyebab, tanda gejala, komplikasi maag serta obat herbal untuk mengatasi maag berhubungan dengan keterbatasan paparan ditandai dengan :
·         Anggota kelompok khusus mengatakan tahu kalau dirinya mempunyai penyakit maag/ gastritis tetapi anggota kelompok khusus tidak tau mengenai pengertian maag, penyebab, tanda gejala, komplikasi maag serta obat herbal untuk mengatasi maag.
·         Dari kelima anggota kelompok khusus mengatakan sering mengalami sakit perut/ nyeri dibagian kiri atas, mual, kembung, kadang sampai muntah dan pusing.
·         Ny.A mengatakan mengalami maag sudah sejak usia 11 tahun
·          Sdri.A mengatakan mengalami maag sudah sejak usia 10 tahun
·         Ny.E mengatakan mengalami maag sudah sejak usia 13 tahun
·         Ny.K mengatakan mengalami maag sudah sejak usia 30 tahun
·         3 dari 5 anggota kelompok mengatakan suka makan pedas.
·         Dari kelima kelompok tersebut mengatakan belum pernah mendapatkan penyuluhan/ informasi mengenai maag/ gastritis karena tidak adanya suatu informasi kesehatan di desa tersebut.
·         Dari kelima anggota kelompok khusus tersebut nampak tidak tahu dan kebingungan saat ditanya mengenai pengertian maag, penyebab, tanda gejala, komplikasi maag serta obat herbal untuk mengatasi maag.

8.      PERENCANAAN ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK
No. DP
Hari/ Tanggal
Tujuan dan Kriteria Hasil
Intervensi
Rasional
1.       





























2.
Selasa/ 15 Mei 2012




























Selasa/ 15 Mei 2012

Perfusi jaringan gastrointestinal teratasi setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 x 24 jam dengan criteria hasil :
1.      Nyeri abdomen yang dirasakan kelompok berkurang sampai dengan hilang.
2.      Mual yang dirasakan kelompok berkurang sampai dengan hilang.
3.      Kelompok mengatakan bahwa Perut kelompok tersebut merasa enak/ tidak sebah..










Pengetahuan kelompok khusus bertambah mengenai gastritis ( pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pencegahan serta pengobatan tanaman herbal kunyit ) setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 60 menit pertemuan dengan kritia hasil :
1.      Kelompok khusus mampu menyebutkan mengenai gastritis ( pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pencegahan serta pengobatan tanaman herbal kunyit )
2.      Kelompok khusus mampu mengetahui alat, bahan serta mempraktekkan sendiri cara membuat obat herbal kunyit untuk mengatasi gastritis.
3.      Kelompok khusus dapat menghindari makanan yang pedas.
4.      Kelompok khusus tidak kebingungan/ dapat menjawab pertanyaan mengenai mengenai gastritis ( pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pencegahan serta pengobatan tanaman herbal kunyit )
1.      Monitor KU kelompok
2.      Monitor mual kelompok
3.      Monitor nyeri/ sakit perut yang dialami kelompok.
4.      Anjurkan kelompok makan sedikit tapi sering
5.      Ajarkan kelompok untuk relaksasi nafas dalam
6.      Anjurkan pada kelompok untuk menghindari makan pedas, asam, yang menimbulkan gas.











1.      Buat preplanning mengenai penkes gastritis dan tanaman herbal kunyit untuk gastritis.
2.      Kontrak waktu dengan kelompok khusus terhadap pelaksanaan penkes.
3.      Tanyakan kesiapan kelompok khusus dalam pelaksanaan penkes
4.      Berikan penkes mengenai mengenai gastritis ( pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pencegahan serta pengobatan tanaman herbal )
5.      Demonstrasikan cara pembuatan obat herbal dengan kunyit untuk mengatasi maag.
6.      Berikan kesempatan kelompok khusus untuk bertanya tentang hal yang belum jelas.
7.      Tanyakan kembali/ Evaluasi hal yang sudah diberikan.
8.      Beri reinforcement positif terhadap jawaban yang benar.
1.      Mengetahui keadaan umum kelompok
2.      Mengetahui mual yang dialami tiap individu dalam kelompok tersebut
3.      Mengetahui nyeri yang dialami tiap individu dalam kelompok tersebut.
4.      Mengurangi mual yang dialami kelompok
5.      Mengurangi mual dan nyeri yang dialami kelompok
6.      Agar tidak merangsang asam lambung meningkat/ kambuhnya maag.

1.      Preplanning dibuat agar pelaksanaan penkes terperinci.
2.      Kontrak waktu dilakukan untuk menyesuaikan pelaksanaan penkes dengan jadwal kelompok khusus.
3.      Kesiapan peserta dapat mendukung pelaksanaan penkes.
4.      Menambah pengetahuan kelompok khusus mengenai gastritis.
5.      Untuk menambah pengetahuan kelompok khusus
6.      Dengan demonstrasi tanaman herbal kunyit supaya kelompok mampu mempraktekkan sendiri.
7.      Mengetahui sejauh mana pemahaman kelompok khusus setelah diberikan penkes.
8.      Lebih memotivasi peserta.






9.      PELAKSANAAN KEPERAWATAN

No DP
Hari/ Tanggal
Implementasi  dan
Respon
TTD
1.       
















2.       





1.       












2.       





2.       
Rabu / 16 Mei 2012















Kamis / 17 Mei 2012
( 10.00 WIB



Jumat / 18 Mei 2012
( 10.00 WIB )
















Sabtu / 19 Mei 2012
( 10.30 WIB )


1.      Memonitor KU kelompok
R/ KU kelompok baik, maagh nya tidak kambuh
2.      Memonitor mual kelompok
R/ kelompok mengatakan tidak mual
3.      Memonitor nyeri/ sakit perut yang dialami kelompok.
R/ kelompok mengatakan tidak nyeri
4.      Menganjurkan kelompok makan sedikit tapi sering
R/ kelompok mengatakan mau makan sedikit tapi sering.
5.      Mengajarkan kelompok untuk relaksasi nafas dalam
R/ kelompok mengatakan mau mengikuti yang diajarkan
6.      Menanjurkan pada kelompok untuk menghindari makan pedas, asam, yang menimbulkan gas.
R/ kelompok mengatakan mau menghindari makanan pedas, asam, dan yang mengandung gas.

1.      Membuat preplanning mengenai penkes gastritis dan tanaman herbal kunyit untuk gastritis.
R/ preplanning disususun bersama
2.      Membuat poster mengenai gastritis
R/ poster dibuat bersama satu kelompok

1.      Memonitor KU kelompok
R/ KU kelompok baik, maagh nya tidak kambuh
2.      Memonitor mual kelompok
R/ kelompok mengatakan tidak mual
3.      Memonitor nyeri/ sakit perut yang dialami kelompok.
R/ kelompok mengatakan tidak nyeri
4.      Memotivasi  kelompok makan sedikit tapi sering
R/ kelompok mengatakan mau makan sedikit tapi sering.
5.      Menganjurkan kelompok untuk relaksasi nafas dalam bila maag kambuh.
R/ kelompok mengatakan mau mengikuti nafas dalam bila maag kambuh
6.      Melakukan kontrak waktu dengan kelompok khusus terhadap pelaksanaan penkes.
R/ kelompok mau untuk mengikuti penkes.



1.      Menanyakan kesiapan kelompok khusus dalam pelaksanaan penkes
R/ kelompok mengatakan siap mengikuti penkes.
2.      Memberikan penkes mengenai mengenai gastritis ( pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pencegahan serta pengobatan tanaman herbal )
R/  Kelompok mengikuti dengan antusias.
3.      Mendemonstrasikan cara pembuatan obat herbal dengan kunyit untuk mengatasi maag.
R/ Kelompok mengikuti dengan antusias.
4.      Memberikan kesempatan kelompok khusus untuk bertanya tentang hal yang belum jelas.
R/  ada 4 pertanyaan yang muncul yang diajukan kelompok.
5.      Menanyakan kembali/ Evaluasi hal yang sudah diberikan.
R/  kelompok mampu menjawab pertanyaan yang diajukan.
6.      Menberi reinforcement positif terhadap jawaban yang benar
R/  kelompok lebih senang.









10.  EVALUASI / PENILAIAN
No DP
Hari/ Tanggal
Evaluasi
TTD
1.













2.
Sabtu / 19 Mei 2012
S :
·         Anggota kelompok mengatakan bahwa saat maag kambuh merasa sakit di bagian perut kiri atas, mual, bahkan sampai muntah.
O :
·         TD Ny. A : 110/80 mmHg
·         TD Sdri. A : 100/70 mmHg
·         TD Ny. E : 110/80 mmHg
·         TD Ny. K : 170/90 mmHg
·         TD Ny. W : 160/100 mmHg
A : Tujuan teratasi
P : Intervensi di STOP


 S :
·   Anggota kelompok mengatakan tahu kalau dirinya mempunyai penyakit maag/ gastritis dan  anggota kelompok sekarang menjadi tahu mengenai pengertian maag, penyebab, tanda gejala, pengobatan maag serta obat herbal untuk mengatasi maag.
O :
·         Dari kelima anggota kelompok Nampak tidak kebingungan dan  bisa menjawab saat ditanya mengenai pengertian maag, penyebab, tanda gejala, pencegahan maag serta obat herbal untuk mengatasi maag.
A : Tujuan teratasi
P : Intervensi di STOP


0 komentar:

Poskan Komentar